Thursday, September 8, 2016

Materi Sumber Daya Alam lengkap untuk SD



Materi sumber daya alam lengkap untuk Sekolah Dasar

    1.PENGERTIAN SUMBER DAYA ALAM

Sumber daya alam adalah semua kekayaan berupa benda mati maupun benda hidup yang berapa di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
Segala sesuatu yang berada di alam (di luar manusia) yang dinilai memiliki daya guna untuk memenuhi kebutuhan sehingga tercipta kesejahteraan hidup manusia tersebut dinamakan sumber daya alam (natural resources).
Sumber daya alam merupakan istilah yang berhubungan dengan materi-materi dan potensi alam yang terdapat di planet bumi yang memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Materi alam tersebut dapat berupa benda hidup (unsur-unsur hayati), yaitu hewan dan tumbuhan. Terdapat pula benda mati (nonhayati), seperti tanah, udara, air, bahan galian atau barang tambang. Selain itu terdapat pula kekuatan-kekuatan alam menghasilkan tenaga atau energi. Misalnya, panas bumi (geothermal), energi matahari, kekuatan air, dan tenaga angin. 


    2.PENGGOLONGAN SUMBER DAYA ALAM

    Ada beberapa macam sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan dengan berbagai cara. SDA dapat diklasifikasikan menurut beberapa hal. berdasarkan bentuk yang dimanfaatkan,

SDA dapat diklasifikasikan sebagai berikut.
a.    SDA Materi, yaitu bila yang dimanfaatkan adalah materi sumber daya alam tersebut.  
contoh :
             siderit, limonit dapat dilebur jadi besi/ baja
        b. SDA Hayati, ialah SDA yang berbentuk makhluk hidup, yaitu hewan dan tumbuhan.    
            SD tumbuhan disebut SDA Nabati dan hewan disebut SDA Hewani.
b.    SDA Energi, yaitu bila barang yang dimanfaatkan manusia adalah energi yang     
 terkandung dalam  SDA tersebut.
        d. SDA Ruang, adalah ruang atau tempat yang diperlukan manusia dalam hidupnya.
        e. SDA Waktu, sebagai sumber daya alam, waktu tidak berdiri sendiri melainkan terikat
            dengan  pemanfaatan sumber daya alam lainnya.

    Berdasarkan Pembentukan :


    a. SUMBER DAYA ALAM YANG DAPAT DIPERBARUI

    Disebut demikian, karena alam mampu mengadakan pembentukan baru dalam waktu relatif 
 cepat, secara reproduksi atau siklus.

1)    perbaruan dengan reproduksi. Hal ini terjadi pada sumber daya alam Hayati, karena
hewan dan tumbuhan dapat berkembang biak sehingga jumlahnya selalu bertambah.
2)    Perbaruan dengan adanya siklus. beberapa SDA ,misalnya air dan udara terjadi dalam
proses  yang melingkar membentuk siklus.

    b. SUMBER DAYA ALAM YANG TIDAK DAPAT DIPERBARUI

    SDA ini terdapat dalam jumlah relatif statis karena tidak ada penambahan atau waktu  
    pembentukan yang lama.
    Contoh : bahan mineral, batu bara dll.

Berdasarkan daya pakai dan nilai konsumtifnya, SDA ini dibagi 2, yaitu:

    1) SDA YANG TIDAK CEPAT HABIS. Karena nilai konsumtifnya kecil.
    2) SDA YANG CEPAT HABIS. karena nilai konsumtif barang tersebut relatif tinggi.

    MENURUT CARA TERBENTUKNYA BAHAN GALIAN DIBAGI MENJADI
    1. bahan galian magmatik
    2. bahan galian pegmatit
    3. bahan galian hasil pengendapan
    4. bahan galian hasil pengayaan sekunder
    5. bahan galian hasil metamorfosis kontak
    6. bahan galian termal

    BAHAN GALIAN MENURUT KEPENTINGAN BAGI NEGARA
    1. GOLONGAN A, golongan bahan galian strategis
    2. GOLONGAN B, golongan bahan galian vital
    3. GOLONGAN C, bahan galian yang tidak termasuk ke dalam golongan A atau B

    BAB II

    JENIS-JENIS DAN PERSEBARAN

    A. JENIS-JENIS DAN PERSEBARAN SUMBER DAYA ALAM

    1. Sumber Daya Alam Hayati.
  
Sumber daya alam hayati terdiri dari sumber daya alam hewani dan nabati. Sumber daya sedimen tersebar di darat dan laut atau perairan.
    a. Sumber Daya Alam Nabati
    Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Dianugerahi tanah yang
    Subur sehingga tumbuhan dapat tumbuh dengan sempurna di wilayah Indonesia. Wilaya
    flora di indonesia meliputi Hutan Tropis, Hutan Musim, Stepa, dan Sabana.

    b. Sumber Daya Alam Hewani
    Pada umumnya wilayah persebaran fauna di Indonesia dibagi 3 wilayah yaitu, wilayah
    Indonesia Bagian Barat, Indonesia Bagian Tengah, dan Indonesia Bagian Timur.
    Ketiganya dibatasi oleh garis  Wallace dan garis Weber.
    Bagian barat lebih cenderung mengikuti ragam hewan Asia,
    sedangkan bagian timur mengikuti ragam hewan Australia. Ciri-ciri khusus hewan Indonesia
    terdapat pada  wilayah bagian tengah.

    2. Persebaran Hasil Tambang


    a. Minyak bumi
Minyak bumi berasal dari mikroplankton yang terdapat di danau-danau, teluk-teluk, rawa-rawa dan laut-laut dangkal. Sesudah mati mikroplankton berjatuhan dan mengendap di dasar laut kemudian bercampur dengan sedimen. Akibat tekanan lapisan-lapisan atas dan pengaruh panas magma, dan terjadilah proses destilasi hingga terjadi minyak bumi kasar. Daerah-daerah penghasil minyak bumi di Indonesia adalah sebagai berikut :
    • Pulau Jawa : Cepu, Cirebon dan Wonokromo.
    • Pulau Sumatera : Palembang dan Jambi.
    • Pulau Kalimantan : Pulau Tarakan, Pulau Bunyu dan Kutai.
    • Pulau Irian : Sorong.

    b. Gas alam
Gas alam merupakan campuran beberapa hidrokarbon dengan kadar karbon kecil yang digunakan sebagai bahan baker. Ada dua macam gas alam cair yang diperdagangkan, yaitu LNG ( liquefied natural gas ) dan LPG ( liquefied petroleum gas).


    c. Batu bara
    Batu bara terbentuk dari tumbuhan yang tertimbun hingga berada dalam lapisan batu-batuan sediment yang lain. Proses pembentukan batu bara disebut juga inkolent yang terbagi menjadi dua, yaitu prose biokimia dan proses metamorfosis. Daerah tambang batu bara di Indonesia adalah sebgai berikut :
    • Ombilin dekat Sawahlunto ( Sumatera Barat )
    • Bukit Asam dekat Tanjung Enin ( Palembang )
    • Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan ( Pulau
     Laut / Sebuku )
    • Jambi, Riau, Aceh dan Papua.

    d. Tanah liat
    Merupakan tanah yang mengandung lempung, banyak terdapat di dataran rendah di Pulau
    Jawa  dan Pulau Sumatera.

    e. Kaolin
    Terbentuk dari pelapukan batu-batuan granit. Banyak terdapat di daerah sekitar
    pegunungan di  Pulau Sumatera

    f. Gamping
    Batu kapur terbentuk dari pelapukan sarang binatang karang. Banyak terdapat di
    Pegunungan Seribu dan Pegunungan Kendeng.

    g. Pasir kuarsa
    Merupakan pelapukan batu-batuan yang hanyut lalu mengendap di daerah sekitar sungai,
    Pantai dan danau. Banyak terdapat di Banda Aceh, Bangka, Belitung dan Bengkulu.

    h. Pasir besi
    Merupakan batuan pasir yang banyak mengandung zat besinya. Terdapat di Pantai
    Cilacap, Jawa  Tengah.

    i. Marmer atau batu pualam
    Merupakan batu kapur yang telah berubah bentuk dan rupanya. Banyak terdapat di
    Trenggalek,  Jawa Timur, dan daerah Bayat ( Jawa Tengah )

    j. Batu akik
    Merupakan batuan atau mineral yang cukup keras dan berwarna. Terdapat di daerah
    pegunungan dan sekitar aliran sungai.

    k. Bauksit
    Banyak terdapat di Pulau Bintan dan Riau.

    l. Timah
    Daerah penghasil timah di Indonesia adalah Pulau Bangka, Belitung dan Singkep.

    m. Nikel
    Terdapat di sekitar Danau Matana, Danau Towuti dan di Kolaka.

    n. Tembaga
    Terdapat di Tirtomoyo, Wonogiri ( Jawa Tengah ), Muara Simpeng ( Sulawesi ) dan
    Tembagapura ( Papua ).
    o. Emas dan perak
    Merupakan logam mulia. Terdapat di Tembagapura, Batu hijau, Tasikmalaya, Simau,
    Logos,  Meulaboh.

    p. Belerang
    Terdapat di kawasan Gunung Telaga Bodas ( Garut ) dan di kawah gunung berapi, seperti
    di Dieng  ( Jawa Tengah ).

    q. Mangan
    Terdapat di Kliripan ( Yogyakarta ), Pulau Doi ( Halmahera ) dan Karang nunggal.

    r. Fosfat
    Terdapat di Cirebon, Gunung Ijen, dan Banyumas.

    s. Besi
    Besi baja adalah besi yang kandungannya atau campuran karbonnya rendah.

    t. Mika
    Terdapat di Pulau Peleng, Kepulauan Banggay di Maluku.

    u. Tras
    Terdapat di Pegunungan Muria ( Jawa Tengah ).

    v. Intan
    Terdapat di Martapura ( Kalimantan Selatan ).

    BAB III

    PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN

    A. PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM
    Sumber daya alam perlu dilestarikan supaya dapat mendukung kehidupan makhluk hidup. Bila sumber daya alam rusak atau musnah kehidupan bisa terganggu. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat diusahakan untuk menjaga kelestarian sumber daya alam :

    1. Berdasarkan prinsip berwawasan lingkungan dan berkesinambungan

    a. penghijauan dan reboisasi
    b. sengkedan
    c. pengembangan daerah aliran sungai
    d. pengelolaan air limbah
    e. penertiban pembuangan sampah

    2. Berdasarkan prinsip mengurangi
    Dalam mengambil sumber daya alam sebaiknya jangan diambil semuanya, tetapi berprinsip mengurangi saja. Pengambilan yang dihabiskan akan merusak lingkungan dan mengganggu ekosistem lingkungan.

    3. berdasarkan prinsip daur ulang
    proses daur ulang adalah pengolahan kembali suatu massa atau bahan-bahan bekas dalam bentuk sampah kering yang tidak mempunyai nilai ekonomi menjadi barang yang berguna bagi kehidupan manusia.

    Ada 2 sistem pengelolaan sampah yaitu system pengelolaan formal dan informal

    1. System pengelolaan formal
    Yakni pengumpulan pengangkutan dan pembuangan yang dilakukan oleh aparat setempat misalnya Dinas Kebersihan dan Pertanaman

    2. System pengelolaan informal
    Yakni aktifitas yang dilakukan oleh dorongan kebutuhan untuk hidup dari sebagian masyarakat. Secara tidak sadar mereka berperan serta dalam kebersihan kota dan mereka sebenarnya juga merupakan pendekar lingkungan.

    B. FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN SDA

    1. Di bidang pertanian dan perikanan
    a. Penggundulan hutan mengakibatkan lahan yang ditinggalkan menjadi kurang subur dan
      ditumbuhi alang-alang
b.    Pemberian pupuk dan penyemprotan hama yang berlebihan akan mengakibatkan
timbulnya hama jenis baru yang tebal terhadap zat kimia tersebut
c.    Penangkapan ikan yang salah mengakibatkan berkurangnya jenis-jenis ikan tertentu di
daerah perairan

    2. Di bidang Teknologi dan industri
    Penggunaan teknologi yang kurang tepat dan tidak sesuai yang akan menyebabkan
    sesuatu yang buruk

    3. Pencemaran
    a. Udara
    Hasil limbah industri berupa gas karbon monoksida, karbon dioksida, belerang dioksida,
    dan lainnya
    b. Suara
    Pencemaran suara oleh bisingnya suara mobil, pesawat, kereta api, jet udara.
    c. Air
    Pencemaran sisa-sisa industri secara sembarangan bisa mencemarkan air laut. Busa
    sabun tidak dapat diserap oleh tanah.

    4. Banjir
    Sering terjadi saat musim hujan ketika curah hujan tinggi.
    Faktor-faktor yang menyebabkan antara lain:
    1. Penggundulan hutan
    2. membuang sampah sembarangan
    3. Tertutupnya tanah perkotaan dengan beton dan aspal
    4. rusaknya tanggul sungai
    5. Gunung meletus

    Penyebab :
    1. lava dan lahar panas
    2. Lahar dingin
    3. debu-debu gunung api
    4. sumber air jadi kering
    5. gunung meletus dahsyat menyebabkan matinya flora-fauna
    6. Gempa Bumi Gerakan kulit bumi sebagai tenaga endogen menyebabkan kerusakan
       pada jalan raya, permukaan bumi, gelombang tsunami
    7. Angin topan
    Adalah angin yang berhembus dengan kecepatan yang sangat kuat. Apabila disertai dengan hujan disebut badai, dapat menyebabkan kerusakan antara lain, rumah-rumah, bangunan rumah tembok, jatuhnya helikopter, rusaknya areal hutan, menggulingkan kereta api, dan dapat menimbulkan ombak yang besar
    8. Musim kemarau Apabila terik dan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan.

    C. HAMBATAN PEMANFAATAN SDA

    Dikarenakan Indonesia masih merupakan Negara berkembang, Indonesia masih mengalami berbagai macam hambatan-hambatan dalam proses pengelolaan dan pemanfaatan Sumber Daya Alam. Terutama dalam segi kesiapan Sumber Daya Manusia Indonesia yang masih kurang.
    Berikut ini adalah hambatan-hambatan umum yang dihadapi Indonesia dalam pengelolaan dan pemanfaatan Sumber Daya Alam.
    1. Kurangnya tenaga ahli dalam bidang Sumber Daya Alam.
    2. Mahalnya sarana dan prasarana untuk pengolahan SDA.
    3. Kerjasama dengan perusahaan asing yang merugikan.
    4. Transportasi ke daerah SDA terbatas mengingat Indonesia merupakan kepulauan.
    5. SDM yang belum memenuhi kualifikasi.

    D. UPAYA MENGATASI KERUSAKAN SDA

    1. Di bidang pertanian dan perikanan
    a. Mengurangi penggundulan hutan dan reboisasi
    b. Pembuatan sengkedan
    c. Penyuluhan kepada masyarakat
    d. Mengurangi penyemprotan hama yang berlebihan
    e. Melakukan penangkapan ikan dengan benar

    2. Di bidang Teknologi
    a. Menggunakan teknologi dengan baik dan benar
    b. Mendatangkan tenaga ahli dan teknologi asing
    c. Pendidikan tingkat Diploma dan Sarjana untuk memenuhi kebutuhan SDM.
    d. Bekerja sama dengan Negara lain dalam pengolahan SDA

    3. Dalam Pencemaran
    a. Membuat saluran pembuangan limbah udara dan air sehingga tidak mengganggu
      keseimbangan alam
    b. Pengurangan penggunaan zat kimia berbahaya
    c. Penyuluhan kepada masyarakat
    d. Mencegah penggundulan hutan
    e. Memperbaiki kerusakan tanggul dan mereboisasi hutan yang gundul

    E. UPAYA PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM

Dalam memanfaatkan sumber daya alam, manusia perlu berdasar pada prinsip ekoefisiensi. Artinya tidak merusak ekosistem, pengambilan secara efisien dalam memikirkan kelanjutan SDM. Pembangunan yang berkelanjutan bertujuan pada terwujudnya keberadaan sumber daya alam untuk mendukung kesejahteraan manusia. Maka prioritas utama pengelolaan adalah upaya pelestarian lingkungan
 
    1. Pemanfaatan SDA Nabati
    1.Dimanfaatkan sebagai sumber daya pangan seperti padi, jagung, ubi dan sebagainya
    2.Dimanfaatkan sebagai sumber sandang seperti serat haramay
    3.Beberapa jenis tanaman dapat dimanfaatkan sebagai minyak atsiri seperti kayu putih,
        sereh, kenanga, cengkeh
    4.Dimanfaatkan sebagai tanaman hias seperti anggrek
    5.Dimanfaatkan sebagai bahan baku mebel seperti meranti, rotan, bambu
    6.Dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan kencur, jahe, kunyit
    7.Dimanfaatkan sebagai keperluan industri

    2. Pemanfaatan SDA Hewani
    1.Dimanfaatkan sebagai sumber daya pangan seperti daging sapi, daging kambing
    2.Dimanfaatkan sebagai sumber kerajinan tangan seperti lokan, dirangkai menjadi
        perhiasan
    3.Dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai budaya manusia dan nilai kehidupan, seperti
        bentuk kapal selam diadopsi dari cara ikan menyelam, bentuk pesawat dari bentuk
        burung

    4. Pemanfaatan SDA Barang Tambang

 Usaha pemanfaatan pertambangan dan bahan galian dalam pembangunan Indonesia
 adalah sebagai berikut :
    a. Sebagai pemenuh kebutuhan SDA barang tambang dan galian dalam negeri.
    b. Menambah pendapatan negara karena barang tambang dapat diekspor keluar negeri
    c. Memperluas lapangan kerja
    d. Memajukan bidang transportasi dan komunikasi
    e. Memajukan industri dalam negeri

    Adapun upaya dalam pembangunan berkelanjutan sebagai berikut:
    a. menyatukan presepsi tentang pelestarian atau konservasi biosfer
    b. menggunakan SDA secara efisien dan tidak membahayakan biosfer
    c. melanjutkan dan mengamankan penggunaan SDA
    d. mengembangkan dan menerapkan teknologi maju untuk mendukung pengelolaan dan 
        pengembangan lingkungan

    e.  mendukung program ekonomi baru yang memiliki strategi berkelanjutan dalam 
        pengelolaan dan pengembangan lingkungan



Sumber Daya Alam berdasarkan nulai EKONOMIS  dapat dibedakan menjadi tiga, sebagai berikut.

  1.   Sumber Daya Alam Ekonomis Tinggi 

Sumber daya alam ekonomis tinggi adalah sumber daya alam yang cara mendapatkannya diperlukan biaya yang besar. Contohnya adalah mineral-mineral logam mulia seperti emas, perak, dan intan.

    2. Sumber Daya Alam Ekonomis Rendah

Sumber daya alam ekonomis rendah adalah sumber daya alam yang cara mendapatkannya dengan biaya yang cukup murah dan tersedia dalam jumlah yang cukup banyak. Contohnya adalah bahan-bahan bangunan seperti pasir, batu, dan gamping.


   3.  Sumber Daya Alam Nonekonomis

Sumber daya alam nonekonomis adalah sumber daya alam yang cara mendapatkannya tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali atau dengan kata lain tanpa pengorbanan serta tersedia dalam jumlah tidak terbatas.

Contohnya adalah udara, suhu, sinar matahari, dan angin.




   

No comments:

Post a Comment